Jumat, 15 November 2013

MATEMATIKA . OPERASI HITUNG BILANGAN

BAB I
Operasi Hitung Bilangan

1.   Sifat pertukaran atau komutatif.
a + b = b + a           contoh: 4 + 2 = 2 + 4
a × b = b × a           contoh: 4 × 2 = 2 × 4

2.   Sifat pengelompokan atau asosiatif.
(a + b) + c = a + (b + c)      Contoh: (2 + 3) + 4 = 2 + (3 + 4)
(a × b) × c = a × (b × c)      Contoh: (2 × 3) × 4 = 2 × (3 × 4)

3.   Sifat penyebaran atau distributif.
a × (b + c) = (a × b) + (a × c)          Contoh: 10 × (2 + 3) = (10 × 2) + (10 × 3)
a × (b – c) = (a × b) – (a × c)          Contoh: 5 × (6 – 2) = (5 × 6) – (5 × 2)

4.   Bilangan yang terdiri dari 4 angka disebut bilangan ribuan.
Contoh:
Bilangan 1.365
Angka
Nilai Tempat
Nilai Angka
1
ribuan
1.000
3
ratusan
300
6
puluhan
60
5
satuan
5

5.   Untuk membandingkan dua bilangan, kita bandingkan masing-masing angka dari kedua bilangan yang mempunyai nilai tempat sama dimulai dari angka yang paling kiri.
Contoh: 5.438 > 2.532

6.   Perkalian sebagai penjumlahan berulang.
Contoh: 4 × 21 = 21 + 21 + 21 + 21 + 21 = 84
Perkalian dengan cara susun.
Contoh:

7.   Pembagian sebagai pengurangan yang berulang oleh bilangan pembagi terhadap bilangan yang dibagi. Pembagian dapat dibedakan menjadi 2, yaitu:
a.   Pembagian tanpa sisa
      Contoh: 20 : 5 = 4
b.   Pembagian bersisa
      Contoh: 20 : 6 = 3 (sisa 2) =
Bentuk dinamakan pecahan campuran.

8.   Operasi penjumlahan dan pengurangan adalah setingkat, urutan pengerjaannya dimulai dari kiri.

9.   Operasi perkalian dan pembagian adalah setingkat, urutan pengerjaan dimulai dari kiri.

10. Jika dalam operasi hitung campuran ada tanda kurung, maka operasi di dalamnya dikerjakan paling awal.

11. Pembulatan bilangan satuan terdekat.
Contoh:     1,3 dibulatkan menjadi 1
3,6 dibulatkan menjadi 4

12. Pembulatan bilangan puluhan terdekat.
Contoh:     47 dibulatkan menjadi 50
72 dibulatkan menjadi 70

13. Taksiran atas dilakukan dengan membulatkan ke atas bilangan-bilangan dalam operasi hitung. Taksiran bawah dilakukan dengan membulatkan ke bawah bilangan-bilangan dalam operasi hitung. Taksiran terbaik dilakukan dengan membulatkan bilanganbilangan dalam operasi hitung menurut aturan pembulatan.

14. Untuk melakukan penaksiran operasi hitung uang dalam satuan atau lebih, dapat dilakukan dengan pembulatan sampai ribuan terdekat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar